Coba Cara Mudah Ini Untuk Atasi Beruntusan Di Pipi

Bruntusan atau timbulnya bintil-bintil mungil di pipi merupakan salah satu problem kulit yang cukup menggangu penampilan. Selain bikin pemilik wajah tidak percaya diri, bruntusan juga terkadang menimbulkan rasa tidak nyaman. Penyebab utama bruntusan di wajah, terutama bagian pipi karena pori-pori kulit tersumbat. Penyumbat pori-pori kulit bisa dari sel kulit mati, sisa make up, bakteri, atau kombinasi ketiganya. Sumbatan tersebut menghasilkan bintil kecil yang meradang. Terkadang ada juga yang disertai nanah.

Bruntusan di pipi memang tidak berbahaya. Namun bikin risih pemilik wajah. Walaupun risih, jangan pernah memencet bruntusan di pipi, terutama yang berisi nanah. Hal itu dapat membuat bakteri menyebar, dan peradangan di wajah semakin meluas. Anda cuma perlu merawat bruntusan. Saat dirawat dengan tepat dan telaten, bruntusan berangsur-angsur berkurang. Berikut beberapa cara menghilangkan bruntusan di pipi :

1. Cuka apel

Cuka apel sangat asam dan dianggap zat yang ampuh mengeringkan dan mengecilkan pori-pori. Cuka apel juga dapat membantu mengurangi peradangan dan memiliki sifat antibakteri dan anti-mikroba. Gunakan dua sendok makan cuka apel yang dicampur dengan 15 sendok makan air hangat. Oleskan ke kulit wajah yang bruntusan, biarkan selama 20 menit, baru bilas. Gunakan campuran ini setiap cuci wajah. Hati-hati menggunakan cuka apel untuk wajah. Sebelum mengaplikasikannya, coba dulu di bagian kulit lain. Jika tidak terjadi iritasi, baru lanjutkan perawatan.

2. Perasan lemon

Perasan lemon juga bersifat asam. Bahan alami ini berguna mengeringkan dan menyerap minyak berlebih. Lemon juga mengandung senyawa antibakteri dan membantu mengurangi peradangan. Perasan lemon bisa digunakan langsung atau diencerkan dengan air. Jika ingin mengencerkan dengan air, gunakan perbandingan satu banding satu. Aplikasikan langsung ke area wajah yang bruntusan, biarkan selama 20 menit, baru bilas dengan air bersih.

3. Minyak tea tree

Minyak tea tree yang jamak tersedia di pasaran berguna sebagai antiperadangan dan antimikroba. Gunakan minyak tea tree dengan cara dioleskan langsung ke wajah bruntusan, tunggu beberapa saat, baru bilas dengan air bersih.

4. Madu

Madu punya kandungan antibakteri. Pilih madu berkualitas baik sehingga bisa meresap jauh ke dalam pori-pori kulit. Gunakan madu dengan cara mengoleskannya ke area bruntusan. Biarkan selama 15 menit baru bilas dengan air bersih. Anda bisa menggunakannya sesering mungkin.

5. Salicylic acid atau asam salisilat

Asam salisilat mengandung zat yang bermanfaat untuk menurunkan produksi minyak di wajah. Sekaligus, dapat membantu mendorong material penyumbat pori-pori ke permukaan kulit. Asam salisilat juga mengurangi kelebihan minyak di wajah dan mengangkat sel-sel kulit mati. Asam salisilat biasanya dijual dalam bentuk sabun pencuci muka dan krim. Gunakan sesuai takaran agar kulit wajah tidak iritasi dan kekeringan.

6. Benzoil peroksida

Benzoil peroksida memiliki sifat antibakteri dan dapat mengurangi peradangan. Seperti asam salisilat, zat ini juga dapat membantu mengeringkan minyak berlebih. Benzoil peroksida ditemukan di banyak pencucian wajah dan tubuh, toner, dan krim. Penggunaan produk berbahan benzoil peroksida juga butuh kecermatan agar tidak membuat kulit kering dan iritasi.

7. Vitamin A

Vitamin A dapat membantu regenerasi kulit, mengurangi peradangan, dan mengandung antioksidan. Di pasaran, banyak tersedia krim dan pencuci wajah mengandung vitamin A. Selain itu, bisa juga mengoleskan minyaknya langsung ke area bruntusan.

8. Alpha hydroxy acid (AHA)

AHA membantu pengelupasan kulit dengan melepaskan sel-sel kulit mati dan mengurangi penyumbatan di pori-pori. Pilih produk mengandung AHA dengan konsentrasi di bawah 10 persen agar aman digunakan dua hingga tiga kali per minggu. Perawatan dengan AHA biasanya tidak mempan untuk orang yang berjerawat, bruntusan parah, atau pemilik kulit berminyak.

9. Gunakan produk kecantikan bebas minyak

Selalu pilih krim tabir surya, pelembab, sampai alas bedak yang bebas minyak. Tujuannya untuk mengantisipasi minyak agar tidak menyumbat pori-pori di wajah. [km]