Bahaya Produk Untuk Wajah Mengandung Merkuri

Hasil gambar untuk perawatan wajah

Kamu mungkin sering melihat beberapa produk yang menjanjikan wajah putih dan bersih dalam waktu singkat, kamu sebaiknya waspada. Mungkin saja ada salah satu bahan kimia seperti merkuri yang terkandung dalam produk tersebut. yang tentunya akan berakibat buruk bagi kesehatanmu.

Merkuri sendiri merupakan suatu bahan kimia yang dapat ditemukan sebagai bahan tambahan dalam sabun dan krim pencerah kulit, serta sebagai pengawet produk kosmetik, terutama untuk produk maskara dan pembersih rias mata.

Merkuri sangat marak digunakan dalam kandungan produk pemutih karena kemampuannya yang menghambat pembentukan melanin, sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat. Padahal justru di balik hal itu, banyak yang tidak menyadari akan sangat berbahayanya merkuri. Maka sebaiknya kamu harus mewaspadai produk-produk yang mengandung merkuri.

Dalam produk kosmetik, merkuri banyak dimanfaatkan sebagai bahan pemutih seperti pada sabun, krim perawatan kulit untuk penggunaan siang dan malam hari.

Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2014, BPOM telah menarik sekitar 68 produk kosmetik dengan bahan berbahaya dari peredaran, dan pada semester I tahun 2016, BPOM juga telah menemukan 43 item kosmetika mengandung berbahaya lainnya, termasuk produk-produk yang mengandung merkuri. BPOM juga menerbitkan peringatan publik mengenai produk-produk berbahaya tersebut, agar diketahui masyarakat luas.

Walaupun demikian, sebenarnya penggunaan merkuri tidak sepenuhnya dilarang. Disebutkan oleh Kepala BPOM ada dua jenis merkuri yang diperbolehkan dalam kadar 0,007 %  dan hanya untuk digunakan pada produk tata rias mata dan pembersih tata rias mata. Pemakaian merkuri selain untuk produk tersebut, dianggap sebagai penyalahgunaan dan produknya dilarang untuk dipasarkan.

Risiko Gangguan Kesehatan Akibat Merkuri

Merkuri bersifat korosif pada kulit, dan dapat dengan cepat diserap oleh kulit hingga ke aliran darah. Jika kamu mengoleskan merkuri pada kulit maka akan membuat lapisan kulit semakin menipis. Paparan yang tinggi terhadap merkuri dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf, dan ginjal.

Merkuri juga berisiko mengganggu berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, ginjal, paru-paru, hingga sistem kekebalan tubuh serta dapat menyebabkan keracunan merkuri.

Gejala dari keracunan merkuri, ditandai dengan:

  • Gagal ginjal.
  • Atrofi otot.
  • Menurunnya kemampuan indera peraba.
  • Mengalami tremor.
  • Perubahan emosi.
  • Gangguan kemampuan melihat, mendengar, dan berbicara.
  • Insomnia,
  • Menurunnya fungsi koordinasi tubuh.
  • Sakit kepala
  • Fungsi Kognitif dan daya ingat menurun

Penggunaan merkuri pada produk pemutih kulit juga memungkinan dapat memicu kanker.

Melindungi Diri dari Paparan Merkuri

Kita sebagai konsumen, tentu perlu berhati-hati dalam menggunakan produk kosmetik. Jangan tergiur dengan hasil instan, yang ternyata berbahaya bagi kesehatan kulit kita dimasa mendatang. Berikut ini adalah beberapa cara untuk memilih produk kosmetik bebas merkuri.

  • Pastikan produk yang kamu gunakan terdaftar di BPOM.
  • Produk dengan kadar merkuri tinggi biasanya dapat dikenali dari teksturnya yang berwarna abu-abu atau krem.
  • Periksa label dari produk pencerah kulit, antipenuaan, atau produk kulit lain yang Anda gunakan. Jika mengandung kata “merkuri” atau mercurous chloride, calomel, mercuric, atau mercurio, maka segera hentikan penggunaannya dan konsultasikan pada dokter kulit.
  • Tanyakan pada dokter mengenai kemungkinan kandungan merkuri di dalam produk kosmetik yang akan kamu pakai.
  • Sebelum membuang produk yang mengandung merkuri, masukkan ke kantong plastik atau tempat yang tidak bocor.
  • Hindari menggunakan produk dengan label dalam bahasa asing yang tidak dapat kamu pahami.
  • Jika kamu merasa terpapar produk dengan kandungan merkuri, segera Cuci tangan dan bagian tubuh yang terpapar produk tersebut.

Sejak saat ini janganlah mudah tergiur dengan iming-iming produk kosmetik pemutih kulit instan yang mengandung merkuri, hanya untuk mendapatkan kulit putih dalam sekejap. Produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya akan membawa dampak buruk terhadap kulit maupun kesehatan secara keseluruhan . Jadilah konsumen yang cerdas untuk kebaikan diri sendiri :)